You Are Here Home » Bayi Newborn » Tips Mengatasi Puting Lecet Saat Menyusui

Tips Mengatasi Puting Lecet Saat Menyusui

Bagi seorang ibu pastinya ingin yang terbaik untuk anaknya, terutama dalam memberikan asi eksklusif. Masalah yang sering dialami ibu ibu muda adalah puting payudara yang lecet atau terluka.

Puting lecet bolehkah menyusui, pastinya boleh namun jika dalam kondisi puting yang lecet parah hendaknya dipompa terlebih dahulu dan mengehentikan sementara proses menyusui secara langsung atau dbf.

Puting sakit saat menyusui biasanya dikarenakan beberapa faktor pendukung, namun faktor utama adalah puting lecet akibat gigitan bayi.

Cara mengobati luka disekitar payudara pada kasus puting lecet secara sederhana adalah dikompres dengan air hangat, dan rajin dibersihkan.

Apa Penyebab Puting Lecet Saat Menyusui

Puting lecet kerap menjadi dilema ibu ibu menyusui, pencegahan dapat dilakukan dan pengobatannya sebenarnya bergantung pada apa penyebab dari kasus ini.
Penyebab paling umum adalah proses menyusui yang kurang tepat, jadi dimungkinkan mulut bayi tidak melekat dengan sempurna ke  payudara sehingga mengakibatkan puting lecet.
Puting yang kering dan kasar sehingga mudah lecet dan berakibat pada nyeri. Bisa dikarenakan pula karena gigitan bayi jika bayi kamu sudah memiliki gigi. 
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan puting lecet, yang saya kutip dari healthline.com antara lain :

1. Periksa Kaitannya

Menyusui tidak semudah yang kita fikirkan terutaman bagi kamu yang termasuk golongan ibu baru dan baru pertama kali melakukannya.
Jika tidak mempelajari ilmunya maka kamu akan mengalami puting lecet diakibatkan karena pelekatan yang kurang tepat.
Banyak ibu memerlukan ilmu ini, karena ibu akan menyusui anaknya terus menerus dalam frekuensi waktu yang kontinyu.
Bayi yang baru mengenal puting akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan asi, terutama jika puting kita bermasalah. Dia akan terus berusaha mendapatkan pelekatan yang pas agar dia dapat menyusu dengan baik.
Pada saat menyusui bayi akan mneghisap puting  kamu, tapi ingat bayi bukan menyusu pada puting namun bibir bayi harus berada di sekitar atau sebagian aerola payudaramu.
Cara agat kaitannya tepat antara lain :
  • Pegang dagu bayi dengan lembut dan buka saat mulut bayi sudah mendekati payudaramu.
  • Gelitik atau sentuh bibir atas bayi dengan puting dan tunggu hingga mulutnya terbuka lebar seperti menguap dan kemudian bimbing kembut ke payudaramu.
  • Tarik dan mulai lagi jika kamu rasa kaitannya tidak terkunci dengan baik.
  • Rasakan sampai bayi mulai mengenyot payudaramu itu berarti dia sudah bisa menyusu dengan tepat
Namun jika kamu sudah mencoba cara diatas dan kamu belum juga mendapatkan kaitan yang tepat sampai beberapa waktu sehingga membuatu frustasi untuk menyusui bayimu, kamu dapat konsultasikan ini dnegan spesialis di bidang laktasi. 

2. Bersihkan Lidah Bayi

Lidah bayi akan terasa sangat kasar terlebih saat kita menyusuinya, ini yang mengakibatkan puting lecet. Bersihkan lidah bayi dengan kain kassa dicampur dengan air hangat.
Usap perlahan menggunakan jarimu, sehingga sisa sisa asi yang tertempel di lidah bayi menjadi bersih. Ini juga dapat membuat lidah bayi tidak terlalu kasar.
Kaamu dapat membersihkannya satu atau dua kali sehari dan lakukan rutinitas  ini dengan teratur.

3. Perhatikan Posisi 

Posisi kamu saat menyusui mempengaruhi kenyamanan bayi saat menyusu. Kamu bisa mencoba berbagai cara untuk mendapatkan posisi menyusui yang baik. Bisa dilakukan dengan duduk ataupun berdiri.
Kamu juag dapat menyusui sambil menggendong bayimu, pastikan wajah bayi sejajar dengan payudaramu, dan menjaga perutnya tetap menyentuh tubuhmu.
Jika kamu menyususi sambil duduk, dekatkan bayi dengan tubuhmu, kamu bisa menambahkan bantuan seperti bantal atau sandaran untuk kakimu.
Kamu bisa mengubah ubah posisi untuk menghindari pegal pada bagian tengkuk kepala, susui bayi dengan nyaman maka bayi akan mendapatakan kenyamanan yang sama.

4. Payudara Penuh

Pembengkakan pada payudara terjadi saat payudaramu terlalu penuh dengan asi. Ini terjadi akibat terlalu lama kamu tidak memberikan asi pada bayi.
Masa pertama tama menyusui kamu sering merasakan hal ini, dikarenakan kebutuhan asi untuk bayi belum seberapa namun volume asi didalam payudaramu terlalu banyak.
Payudara yang membengkak akan terasa sakit. Hal ini  juga membuat bayi menjadi sulit untuk menyusu dikarenakan aliran asi yang terlalu kencang menjadikan bayi tidak nyaman.
Hal yang perlu dilakukan saat kamu mengalami ini adalah keluarkan asi yang ada du payudaramu.Karena akan terasa sakit sekali kamu bisa mengompres dengan air hangat terlebih dahulu, barulah kamu keluarkan asi tersebut.
Bisa menggunakan pompa asi, atapun kamu peras manual menggunakan tangan. Lakukan secara perlahan, agar rasa nyeri tidak terlampau sakit.
Asi yang telah kamu dapatkan bisa kamu simpan di dalam freezer ataupun dibuang, terserah padamu. Yang pasti kosongkan payudaramu jika kamu mengalami pembengkakan ini.

5. Melembabkan Payudara

Meskipun kebanyakan orang ingin payudara bersih dan keirng, namun kelembaban pada puting ini jug perlu dilakukan. 
Puitng susu yang terlalu keirng bisa mengakibatkan puting menjadi pecah pecah dan lecet. Kamu bisa menemukan berbagai macam krim puting susu di toko obat.
Sebelum membeli produk tersebut pastikan aman untuk bayimu, karena puting akan menempel langsung dengan bibir bayi. Harus dengan rekomendasi dari dokter.
Kamu juga bisa menjaga kelembaban dengan cara msanual, sebelum kamu menyusui silahkan keluarkan sedikit asi dari payudaramu untuk dioleskan menyeluruh ke semua area puting, setelah puting terasa basah kamu bisa melanjutkannya dengan menyusui bayimu.

6. Pilih Bra yang mendukung

Gunakan bra yang cocok agar payudara tidak lecet, pilih bra dengan bahan yang mudh menyerap keringat/air sehingga payudaramu bisa bernafas.
Sekarang banyak dijual di manapun bra khusus menyusui, jadilah pembeli yang cermat. Bra yang mendukung bisa memberikan kenyamanan untukmu.
Jika kamu mengalami asi yang sering merembes keluar, gunakan bread atau bantalan payudara dan sering menggantinya agar tidak menimbulkan jamur.

7. Berikan Mainan gigitan bayi

Jika bayimu mulai tumbuh gigi, ia akan menggit apapun termasuk puting payudaramu. Cara terbaik untuk mengurangi sikap ini adalah membelikan mainan gigitan bayi.
Pada saat menyusu bayi akan bermain main atau menggemertakkan puting, perhatikan perilaku ini yang berati dia akan tumbuh gigi. Pelajari bagaimana mengatasi keluhan bayi tumbuh gigi.
Mainan gigitan bayi dapat menmbantu menyalurkan keinginan bayi untuk selalu menggit apapun, dan diharapkan tidak menggigit putingmu.
Kebanyakan wanita akan mengalami lecet di puting  saat pertama kali muilai menyusui, tetapi jangan menunggu terlalu lama untuk mengatasinya.
Minggu pertama ini adalah waktu penting bagi ibu dan bayi belajar menyusui yang sehat dan tepat. Segera hubungi dokter jika nyeri pada payudaramu tak kunjung sembuh karena ini bisa jadi gejala mastitis.
Mastitis adalah peradangan jaringan payudara yang disertai dengan infeksi, dapat ditandai gejalanya antara lain deman, payudara hangat ketika disentuh, payudara bengakk dan sakit, kemerahan, terdapat rasa panas seperti terbakar.
Puting yang lecet akan menjadi masalah untumu, dapatkan tips mengatasi puting lecet saat menyusui di artikel ini ataupun kamu bisa meminta saran dari ibu yang berpengalaman.
Menyusui adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan untuk kita, jaga dirimu agar menjadi pengalaman indah bagimu dan buah hati.Semoga tips mengatasi puting lecet ini dapat menjawab masalahmu dalam merawat bayi baru lahir.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *