Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Bagi sebagian bunda yang saat ini mulai memberikan MPASI kepada si kecil, cara mengatasi anak susah makan harus benar-benar di perhatikan karena akan berdampak pada kesehatannya.

Bunda tidak perlu khawatir berlebih, karena hal ini akan kembali normal hingga bayi menemukan cara menikmati makanan nya.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Bayi dapat mengalami kejenuhan dalam mengkonsumsi makanan, bunda bisa memberikan makanan dengan menu yang berbeda. Kurang lebih 3 jenis dalam sehari dapat mengurangi hal ini.

Menolak untuk makan, adalah hal yang wajar . Jadi ini bukanlah suatu masalah yang besar, jika bunda merasa terlalu memusingkan hal ini. Maka bunda akan mengalami stress dan si kecil menjadi semakin sulit untuk makan.

Mengatur pola makan yang baik untuk buah hati kita di mulai sejak ia masih bayi, Karena jika dia susah makan di biarkan saja, dapat menjadi kebiasaan buruk. Fase ini dapat terjadi terus menerus, sampai anak tumbuh dewasa.

Anak Susah Makan, Kenali Gejalanya

Si kecil susah makan nasi, atau apapun yang biasa bunda berikan membuat bunda harus berpikir lebih. Memutar otak untuk mencari solusinya, dengan melihat gejalanya terlebih dahulu dapat memudahkan bunda menemukan hal tersebut.

Berikut gejala tentang anak susah makan yang saya kutip dari healthline.com sebagai berikut :

Ketika dia memolak untuk makanhal pertama yang harus di lakukan, menganggapnya sedang memilih milih makanan.

Namun hal ini bukanlah satu satunya alasan, untuk si anak menolak untuk makan. Bunda perlu belajar banyak tentang kebiasaannya.

Ada beberapa reaksi bayi terhadap makanan, seperti bayi yang menyukai makanan dengan menu sama berulangkali. Ada juga dari mereka yang ingin makan dengan men bervariasi setiap hari.

Sementara anggota keluarga lainnya menikmati berbagai makanan saat makan, mereka mungkin hanya menginginkan olahan dari jenis ayam atau telur saja.

Dalam banyak kasus penolakan mereka terhadap makanan berkaitan erat dengan kebiasaan di rumah. Makanan dengan tekstur kasar, juga menjadi penyebab bayi susah makan.

Tekstur yang kasar akan membuat nya akan kesulitan untuk menelan dan bisa jadi tersedak.

Apapun gejalanya, bunda tidak boleh memaksanya untuk makan. Tetapi bunda harus terus memberikan pendekatan kepadanya, menawarkan bebrapa jenis makanan sehat. Usahakan ada beberapa sendok yang masuk kedalam mulut.

Kunci utama punya banyak beragam jenis makanan, dan tetap menjaga hal hal positif.

Cara Mengatasi Anak Menolak Makan

Perlu waktu bagi bunda dapat melihatnya sukses makan, tidak menolak sama sekali saat kita memberikannya. Bersiaplah untuk sukses mengatasi hal ini bunda, berikut adalah beberapa ide yang bisa bunda coba :

1. Batasi gangguan saat waktu makan tiba

Kebiasaan makan yang baik seperti makan di meja makan, makan dengan di kursi dan meja makannya.

Menjauhkan segala macam media elektronik, adalah ide yang bagus.

Jauhkan tablet, ponsel, televisi dan media lainnya yang menyebabkan dia menjadi kehilanga minat makan.

Terutama jauhkan ponsel pribadi milik bunda yang dapat mengalihakan perhatiaanya.

Dengan fokus pada makanan, percakapan dan ikatan keluarga memungkinkan mereka lebih mudah untuk makan dengan baik. Sehingga proses makan menjadi nyaman.

2. Sajikan porsi makan dengan tepat

Anak tidak menghabiskan makanan yang ada dipiring nya, berarti porsi yang bunda berikan terlalu banyak. Ingatlah bahwa porsi anak tidak sebanyak orang dewasa, lambungnya masih menyesuaikan sesuai dengan umurnya.

Berikan makanan dalam jumlah yang sewajarnya, bayi sudah merasa kenyang dan dia tidak menghabiskannya. Cobalah untuk meletakkan porsi kecil diatas piring nya, sehingga dia bisa meminta lagi jika dia masih merasa lapar.

Anak anak banyak mengalami perubahan nafsu makan, sesuai dengan keinginannya. Bunda jangan memaksa anak unutk menghabiskan makannnya.

3. Jangan menjadwalkan waktu makan terlalu dekat dengan jam tidur.

Memberikan anak makan yang terlalu dekat dengan jam tidur membuat anak mengantuk.

Dia tidak akan berselera untuk makan, gejala yang ditunjukkan adalah dia menjadi rewel tanpa sebab.

4. Jangan memberi tekanan saat makan

Dengan memaksa, menekan atau meneriaki anak untuk dapat makan sesuai keinginan kita ini adalah hal yang salah. Dan ini sama sekali tidak membantu.

Begitu si anak merasa kesal, dia akan mudah menangis dan sesi makan ini akan langsung berakhir.

Jadi meskipun bunda berusaha untuk membujuknya, yakinlah bahwa ini bukan hal yang tepat.

Dengan menghindarkan anak dari tekanan, kemungkinan dia akan makan dengan keinginannya sendiri.

5. Libatkan anak dalam menyiapkan makanan

Meskipun ada beberapa anak yang menyukai menu sama untuk beberapa hari, namun tidak ada salahnya jika bunda memberikan variasi menu.

Ajak anak untuk berpartisipasi dalam menyiapkan makanan, ini akan menambah keseruan untuknya. Biarkan anak membantu bunda untuk memilih menu makanan.

Bunda bisa mengajaknya ikut belanja di pasar, melibatkan mereka dari menyiapkan bahan hingga menyajikan suatu menu akan membuatnya lebih bersemangat saat makan.

6. Tidak memberi makan dan minum di luar jam

Ada anak yang menolak makan, di karenakan dia sudah kenyang. Dengan memberikan dia camilan diluar jam makan, akan membuat dia tidak berselera makan.

Bayi memiliki perut yang kecil, sehingga penampungannya juga sedikit ya bun. Jika anak terlihat rewel dan gelisah padahal jam makan belum tiba, bunda dapat memberikan air putih dalam jumlah yang sedikit.

Bayi susah makan adalah tantangan mengasuhnya yang umum bagi bunda. Faktanya ini terjadi ketika bayi baru mulai MPASI hingga usia balita.

Meskipun bunda merasa cemas dan khawatir, ini adalah hal normal yang akan berubah seiring berkembangnya waktu.

Ketika anak mulai susah makan dapat melihat penyebab nya terlebih dahulu, Apakah di menu nya atau ada indikasi penyakit tertentu.

Jika bunda merasa masalah susah makan ini terjadi sangat lama dan tidak wajar, bunda bisa konsultasikan dengan dokter spesialis. Penting agar ibu senantiasa mengasuh dan memberikan perawatan anak mulai dari lahir hingga dia besar.

Menemukan anak susah makan dan berusaha cari solusinya adalah tindakan tepat. Dengan memberi makanan yang kaya akan zat penting nantinya di serap anak, sehingga tumbuh kembangnya menjadi optimal.