Virus Corona - Gejala Hingga Pencegahannya

Covid-19 atau yang familiar disebut virus corona, merupakan virus yang menginfeksi sistem pernapasan manusia.

Informasi Detail Virus Corona


Virus tersebut dapat menyebabkan gangguan pernapasan, pneumonia tanpa penyebab yang jelas, yang terparah dapat menyebabkan kematian pada manusia.

Dalam 2 bulan terakhir, penyebaran virus corona sangat cepat, bahkan sudah menyebar antar benua.

Dalam deteksi normal, gejala atau ciri - ciri virus tersebut mirip flu atau influenza yang juga mematikan, karena menyerang sistem pernapasan.

Gejala Virus Corona

pada umumnya, virus corona memiiki gejala layaknya musim flu yang ditandai dengan demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, pilek, hingga dapat menyebabkan muntah dan diare.

Menurut CDC, Gejala umum virus corona adalah
  • Batuk
  • Demam
  • Sesak Nafas
dan hanya sekitar 5% dari pasien yang terinfeksi virus corona melaporkan sakit tenggorokan dan pilek. Serta 1% melaporkan diare, mual, dan muntah.

Waktu Yang Tepat Ke Dokter

Mengingat saat ini beberapa negara tengah dilanda musim flu, yang mempunyai gejala yang mirip dengan Covid-19.

Alangkah baiknya kita segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala - gelaja diatas. Terlebih, pada umumnya gejala flu dapat sembuh dengan sendirinya dalam 2 hari.

Namun, untuk mengantisipasi hal -hal yang tidak diinginkan, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Penyebab Virus Corona

Infeksi Virus Corona disebabkan oleh virus yang menyerang dan menginfeksi sistem pernapasan. Dugaan awal penyebaran virus tersebut adalah ditularkan melalui hewan yang dikonsumsi.

Namun, dengan banyak kasus virus corona saat ini, dapat dipastikan bahwa virus tersebut dapat menular antar manusia.

Adapun penularan coronavirus dapat disebabkan oleh berbagai hal, contohnya
  • Kontak langsung dengan penderita virus corona, seperti bersentuhan atau hal lainnya.
  • Tidak mencuci tangan sesuai prosedur yang dianjurkan. hal ini memungkinkan ketika kita tanpa sengaja memegang mulut, mata, hidung, mata, atau wajah yang dapat membuat virus masuk.
  • Tanpa sengaja menghirup udara disekitar orang bersin.

Diagnosa Virus Corona

Hingga saat ini, cara terbaik mendeteksi seseorang terindikasi terinfeksi virus corona atau tidaknya adalah dengan menguji sampel darah.

Namun, diagnosa virus corona masih dapat dilakukan dengan melakukan CT SCAN untuk mendapatkan data dengan cepat.

Cara Mengobati Virus Corona

Hingga saat artikel ini diterbitkan, vaksin atau obat untuk virus corona masih belum ditemukan. Pasien yang sebelumnya terinfeksi virus corona hanya mengkonsumsi obat layaknya obat flu.

Seperti yang sudah diberitakan oleh BBC, pasien dapat sembuh setelah dikarantina setidaknya 14 hari, merawatnya dengan diberi antibiotik, hingga mengkonsumsi obat - obatan yang umumnya digunakan untuk mengobati pasien HIV.

Karena pada umumnya, menurut para peneliti untuk menemukan vaksin virus baru dapat memakan waktu hinga beberapa tahun, sebelum vaksin tersebut dapat disebarluaskan di berbagai belahan dunia.

Pencegahan Virus Corona

Dengan belum tersedianya vaksin virus corona, WHO menyarankan agar kita senantiasa mencegah penyebaran wabah virus corona agar tidak semakin meluas.

Langkah - langkah perlindungan dasar terhadap Coronavitus baru menurut WHO

Selalu Mencuci Tangan Dengan Benar

Secara teratur dan menyeluruh  membersihkan tangan menggunakan sabun dan air.

Karena, dengan menggunakan sabun dan air dapat membunuh virus yang mungkin ada ditangan.

Menghindari Kontak Langsung

Menghindar setidaknya 1 meter antara kita dan siapa saja yang bersin atau batuk.

Karena, ketika apabila seseorang batuk atau bersin mereka menyemprotkan tetesan cairan yang keluar dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus.

Hindari Menyentuh Mata, Hidung, dan Mulut

Karena, tangan menyentuh banyak permukaan benda dan dapat mengambil virus.

Tangan yang terkontaminasi, dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Dari sana, Virus dapat masuk ke tubuh kita yang kemudian menyebabkan infeksi.

Menjaga Kebersihan Pernapasan

Pastika kita, atau orang - orang yang berada disekitar kita untuk mengikuti kebersihan pernapasan yang baik.

Kebersihan pernapasan dapat dilakukan dengan menutupi mulut ketika batuk, atau hidung saat bersin.

Karena, tetesan cairan yang dihasilkan batuk atau bersin dapat menyebarkan virus. Dengan mengikuti kebersihan pernapasan yang baik, kita secara tidak langsung melindungi orang - orang disekitar dari virus.

Mencari Perawatan Medis Sejak Dini

jika kita mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segera periksakan diri ke dokter dan ikuti instruksi dokter.

Karena, dengan mencegahnya sedini mungkin dapat membantu meringankan bahkan menyembuhkan penyebaran virus, serta menghindari infeksi lainnya.

Tetap Terinformasi dan Mengikuti Instruksi Dari Rumah Sakit Setempat

Tetap terinformasi mengenai perkembangan terakhir virus corona dan ikuti saran yang diberikan oleh rumah sakit atau layanan kesehatan.

Karena, Rumah sakit atau layanan kesehatan publik baik nasional maupun lokal memiliki informasi terbaru tentang virus corona.

Rumah sakit atau layanan kesehatan publik ditempatkan di tempat yang paling baik untuk memberi kita nasehat atau instruksi apa yang harus dilakukan.

Gunakan Masker Standart

Gunakan masker yang memang dapat mencegah penularan virus. Banyak orang salah kaprah dalam menggunakan masker. Masker bedah saat ini menjadi viral lantaran isu virus corona di indonesia.

Namun, kenyataannya masker bedah tidak dapat melindungi kita dari penyebaran virus dikarenakan tidak ada sistem filter yang memadai.

Beberapa ahli menyarankan untuk menggunakan masker standart N95 yang dapat membantu mencegah penularan virus.


Tidak ada komentar untuk "Virus Corona - Gejala Hingga Pencegahannya"